arief's web 

Sebuah catatan digital dari seorang manusia biasa

Resume Photo

Arief Prasetyo Endartanto 


arief@arief-prasetyo.com
www.arief-prasetyo.com
Jakarta Timur, DKI Jakarta - Indonesia

 

 

Biography


Aku lahir di Yogyakarta pada hari sabtu tanggal 10 november 1984 silam . Lahir dari sebuah keluarga yang sangat sederhana (baca: berangkat dari nol puthul) dan penuh dengan kemandirian, di alam pedesaan Gunung Kidul jauh secara tidak langsung telah mencetak diriku seperti sekarang. Walaupun dalam kesederhanaan dan keterbatasan, aku hampir ga pernah kekurangan, baik moriil maupun materiil, meskipun harus menunggu sepuluh hari sekali untuk bersama bapak. Terima kasihku yang paling besar untuk bapak-ibu.

Tahun 1990 Aku pindah ke kota kecil(dulu masih kecil) Kebumen, karena ibu yang berprifesi sebagai guru, mutasi ke sana. Alasan lainnya, untuk lebih mendekatkan jarak dengan bapak. Disanalah aku tumbuh besar. SD, SMP, hingga SMU kuhabiskan disana. Penekanan orang tuaku di sektor pendidikan sempat mengantarkanku menjadi siswa terbaik saat itu. sayang ga bisa mempertahankannya.  Tahun 1992 di bulan agustus adikku satu satunya lahir. hingga pertengahan 2002 itulah saat saat terindah dalam hidupku.

Agustus 2002. Hari hari pertama dalam hidupku tinggal jauh dari orang tua. Keputusanku untuk tidak mengikuti SPMB selepas SMU masih menjadi poemik panjang dalam keluarga. Saat saat inilah kurasakan menjadi saat terburuk dalam hidup. Pertimbanganku, cukup simple. Finansial keluarga bisa jadi ambruk kalau aku sampai kuliah dengan program panjang. Apalagi saat itu kondisi kesehatan bapak sedang turun, dan usaha utama bapak terpuruk akibat badai krisis.

Akhir November, menjelang lebaran 2002. Pertama kalinya kakiku menginjak Jakarta untuk tujuan selain 'senang senang'. Aku dipanggil untuk mengikuti seleksi penerimaan untuk masuk kerja. Waktunya berjuang, berharap dan berdoa. Waktu yang paling menegangkan sepanjang aku bisa mengingat. 12 Januari, aku diterima.

1 Juni 2003, Langkah pertamaku bekerja di kantor baru. Benar benar baru. Akhirnya aku bisa mandiri juga...